Prinsip Keseimbangan dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Kearifan Lokal pada Hutan Adat Kasepuhan Ciptagelar
Journal: Journal of Horizon
Publication: 2026-07-09
Cite this article
Citation
Choose a citation style or copy BibTeX for your reference manager.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis prinsip-prinsip keseimbangan yang terkandung dalam sistem pikukuh Kasepuhan Ciptagelar, mengkaji manifestasi prinsip-prinsip tersebut dalam praktik pengelolaan hutan, pertanian, dan ritual adat serta menganalisis tantangan yang dihadapi sistem tersebut beserta potensi integrasinya ke dalam kebijakan kehutanan Indonesia. Metode yang digunakan yaitu systematic literature review (SLR) terhadap publikasi ilmiah tahun 2019–2026, kajian ini menemukan bahwa pengelolaan hutan di Kasepuhan Ciptagelar didasarkan pada tiga dimensi keseimbangan utama: keseimbangan kosmologis yang menjaga harmoni hubungan manusia, alam, dan spiritual; keseimbangan pemanfaatan yang menekankan prinsip kecukupan (carrying capacity); serta keseimbangan tata kelola yang diwujudkan melalui sistem zonasi hutan (leuweung kolot, titipan, dan garapan) serta sanksi adat yang tegas. Meskipun sistem ini terbukti efektif menjaga kelestarian ekologis, keberlanjutannya menghadapi tantangan berupa hambatan legal-administratif dalam pengakuan hutan adat, penetrasi ekonomi pasar, dan dampak perubahan iklim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal Kasepuhan Ciptagelar berpotensi besar menjadi landasan konseptual bagi pengembangan kebijakan tata kelola kehutanan nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan
