Pola Persebaran Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin
Journal: Journal of Horizon
Publication: 2026-07-23
Cite this article
Citation
Choose a citation style or copy BibTeX for your reference manager.
Abstract
Permasalahan sampah di Indonesia semakin meningkat akibat pertumbuhan penduduk, perubahan pola konsumsi, serta terbatasnya kapasitas fasilitas pengelolaan sampah. Kondisi tersebut juga terjadi di Kecamatan Banjarmasin Selatan yang masih menghadapi keterbatasan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS), sementara wilayah ini justru mencatat volume timbulan sampah tertinggi di Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Data lokasi TPS diperoleh melalui survei lapangan dan diolah menggunakan analisis Average Nearest Neighbor (ANN) untuk mengetahui pola persebarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPS legal di Kecamatan Banjarmasin Selatan berjumlah 4 titik dengan pola persebaran acak (random pattern), sedangkan TPS ilegal berjumlah 48 titik dengan pola persebaran mengelompok (clustered pattern). Perbedaan pola ini mengindikasikan bahwa penyediaan TPS legal belum mengikuti kebutuhan riil masyarakat, sehingga memicu munculnya TPS ilegal yang cenderung terkonsentrasi di sekitar permukiman padat penduduk. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merencanakan persebaran TPS yang lebih merata dan responsif terhadap pola permukiman serta kebutuhan masyarakat di Kecamatan Banjarmasin Selatan
