Pemetaan Potensi Lokasi Dan Persepsi Masyarakat Terhadap Pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik di Kecamatan Kahayan Hilir
Journal: Journal of Horizon
Publication: 2026-07-23
Cite this article
Citation
Choose a citation style or copy BibTeX for your reference manager.
Abstract
Keterbatasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik menjadi salah satu tantangan dalam mewujudkan pembangunan wilayah yang berkelanjutan di Kecamatan Kahayan Hilir. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi lokasi pengembangan RTH publik serta persepsi masyarakat terhadap rencana pengembangannya. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain deskriptif. Populasi analisis spasial mencakup seluruh wilayah Kecamatan Kahayan Hilir, sedangkan populasi kualitatif meliputi masyarakat yang memiliki pengetahuan mengenai RTH. Informan dipilih menggunakan purposive sampling yang terdiri atas satu orang camat, sepuluh kepala desa, dan sepuluh ketua RT. Instrumen penelitian berupa peta penggunaan lahan, status kepemilikan lahan, pola ruang RDTR, aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG), GPS, serta pedoman wawancara semi terstruktur. Analisis data dilakukan melalui teknik overlay spasial dan analisis kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan sangat potensial seluas 28,48 ha (0,47%), potensial 460,99 ha (7,62%), kurang potensial 5.516,84 ha (91,15%), dan tidak potensial 46,18 ha (0,76%). Masyarakat juga menunjukkan persepsi positif serta mendukung pengembangan RTH meskipun menghadapi kendala kepemilikan lahan dan keterbatasan sosialisasi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan RTH publik perlu diprioritaskan pada lahan milik pemerintah yang sesuai pola ruang serta didukung penyesuaian kebijakan, kemitraan pemanfaatan lahan, dan peningkatan partisipasi masyarakat agar implementasi RTH berlangsung secara efektif dan berkelanjutan.
