Strategi Pengembangan Wisata Danau Tamiyang Desa Mandikapau Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar
Journal: Journal of Horizon
Publication: 2026-08-04
Cite this article
Citation
Choose a citation style or copy BibTeX for your reference manager.
Abstract
Wisata Danau Tamiyang di Desa Mandikapau mengalami penurunan kunjungan dari 41.098 orang pada 2019 menjadi 5.159 orang pada 2024. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan destinasi dan menganalisis faktor utama penurunan pengunjung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam terhadap satu pengelola dan dua warga setempat yang berpengalaman sebagai pengunjung, serta dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, dan pemetaan faktor internal–eksternal dalam matriks SWOT. Hasil menunjukkan bahwa kekuatan utama terdapat pada dukungan pemerintah, komitmen pengelola, dan partisipasi masyarakat; kelemahannya berupa promosi digital yang tidak konsisten dan kerusakan fasilitas. Peluang berasal dari teknologi digital serta akses jalan yang relatif mudah, sedangkan ancaman mencakup persaingan destinasi dan banjir. Strategi yang disarankan meliputi pembentukan tim promosi, peningkatan kapasitas pengelola, revitalisasi fasilitas tahan banjir, diferensiasi atraksi, dan penguatan kolaborasi pemerintah–masyarakat. Penurunan pengunjung terbentuk oleh keterkaitan promosi, fasilitas, persaingan, dan gangguan banjir. Integrasi digitalisasi dan mitigasi bencana menjadi dasar pengembangan Danau Tamiyang yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
