Pengaruh Penggunaan QRIS dan Literasi Keuangan Digital terhadap Efektivitas Penjualan UMKM
Journal: Economics, Business, Management, & Accounting Journal (Ebisma)
Publication: 2026-09-25
Cite this article
Citation
Choose a citation style or copy BibTeX for your reference manager.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan literasi keuangan digital terhadap efektivitas penjualan pada usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Dadaha Kota Tasikmalaya. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya digitalisasi sistem pembayaran yang belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan efektivitas penjualan dan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi keuangan digital secara optimal. Penelitian ini menggunakan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) sebagai grand theory. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala likert empat poin. Analisis data menggunakan IBM SPSS Statistics versi 31 yang meliputi analisis deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, koefisien korelasi dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan penggunaan QRIS dan literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas penjualan UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin optimal penggunaan QRIS dan semakin baik literasi keuangan digital yang dimiliki pelaku UMKM, maka semakin tinggi efektivitas penjualan yang dicapai.Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bahwa keberhasilan digitalisasi UMKM tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi pembayaran digital, tetapi juga pada kemampuan pelaku usaha dalam memahami dan mengelola teknologi tersebut secara efektif. Oleh karena itu, peningkatan penggunaan QRIS perlu diimbangi dengan penguatan literasi keuangan digital melalui program edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan.
