Analisis Pola Perencanaan Tata Ruang Terbuka Hijau Untuk Mengurangi Dampak Urban Heat Island di Kota Banjarmasin (Studi Kasus Tahun 2020-2024)
Journal: Journal of Horizon
Publication: 2026-09-21
Cite this article
Citation
Choose a citation style or copy BibTeX for your reference manager.
Abstract
Fenomena urban heat island (UHI) merupakan permasalahan lingkungan perkotaan yang ditandai dengan peningkatan suhu permukaan akibat dominasi kawasan terbangun dan keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH). Kota Banjarmasin sebagai kota yang berkembang pesat berpotensi mengalami peningkatan intensitas UHI, sehingga diperlukan analisis terkait distribusi UHI dan keterkaitannya dengan RTH. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi UHI dan RTH, serta merumuskan strategi pengembangan RTH di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah mixed methods, melalui analisis spasial dan analisis SWOT. Analisis overlay digunakan untuk mengidentifikasi keterkaitan spasial antara UHI dan RTH, sedangkan analisis SWOT melalui matriks IFAS dan EFAS digunakan untuk menentukan strategi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UHI terkonsentrasi pada kawasan terbangun dengan proporsi RTH rendah, sedangkan wilayah dengan RTH lebih baik memiliki suhu permukaan yang lebih rendah. Namun, distribusi RTH belum berbasis kondisi termal sehingga fungsi mitigasi belum optimal. Hasil SWOT menunjukkan posisi pada Kuadran I, yang mengindikasikan strategi agresif melalui optimalisasi kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal dalam pengembangan RTH berbasis kondisi termal.
