References
Amalia, Nurul, et al. "Pengaruh Cerita Wayang Sukuraga Terhadap Pendidikan Karakter Siswa Di Kelas Tinggi Sekolah Dasar." Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar 10.6 (2021): 1463.
Azis, M. (2017). Beboseq dalam Tradisi Sasak: Peranannya dalam Pendidikan Moral dan Karakter Anak. Jurnal Kebudayaan dan Pendidikan, 8(3), 19-29.
Dewi, S. P. (2016). Beboseq sebagai Media Pendidikan Karakter di Masyarakat Sasak. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(2), 72-80.
Jamal Ma’mur Asmani, Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah, Yogjakarta:Diva Press, 2011, cet.ke-1, hlm.47
Motimona, P. D., & Maryatun, I. B. (2023). Implementasi Metode Pembelajaran Steam Pada Kurikulum Merdeka Untuk Paud. Universitas Negeri Yogyakarta.
Mulyani, S. (2017). Cerita Rakyat Sasak: Mencerminkan Nilai Budaya dan Pendidikan Karakter dalam Masyarakat Sasak. Jurnal Budaya Nusantara, 15(1), 45-59.
Piaget, J. (1972). Psychology and Pedagogy. New York: Viking Press.
Purnama, Y. (2018). Kearifan Lokal dalam Tradisi Beboseq di Masyarakat Sasak. Jurnal Studi Sasak, 10(1), 35-42.
Ramdhani, Sandy, Et Al. "Penanaman Nilai-Nilai Karakter Melalui Kegiatan Storytelling Dengan Menggunakan Cerita Rakyat Sasak Pada Anak Usia Dini." Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 3.1 (2019): 153-160.
Rantauwati, H. S. (2020). Kolaborasi orang tua dan guru melalui kubung ortu dalam pembentukan karakter siswa SD. Jurnal Ilmiah WUNY, 2(1)
Saudah, Sri Hidayanti & Resti Emilia. (2020). Kolaburasi Orang Tua Dan Guru Membangun Kemandirian Anak Usia Dini. Indonesia Jurnal Of Early Childhood Education 5(1):51-62.doi:10.2425/nananeke.v5il.27174
Supriyanto, I. (2017). Fungsi Beboseq dalam Menanamkan Nilai Sosial pada Anak di Masyarakat Sasak. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 20(4), 53-60.
Sutrisno, R. (2016). Pendidikan Karakter dengan Storytelling dalam Perspektif Budaya Lokal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 19(3), 25-38.
Suyanto, S. (2014). Pendekatan Storytelling dalam Pendidikan Karakter Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suyanto, S. (2022). Pendekatan Storytelling dalam Pendidikan Karakter Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Syaiful, A. (2018). Pengaruh Storytelling terhadap Pembentukan Karakter Anak: Pendekatan Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 112-126.
Amalia, Nurul, et al. "Pengaruh Cerita Wayang Sukuraga Terhadap Pendidikan Karakter Siswa Di Kelas Tinggi Sekolah Dasar." Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar 10.6 (2021): 1463. DOI: https://doi.org/10.33578/jpfkip.v10i6.8424
Dewi, S. P. (2016). Beboseq sebagai Media Pendidikan Karakter di Masyarakat Sasak. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(2), 72-80. DOI: https://doi.org/10.18592/ittihad.v14i26.868
Motimona, P. D., & Maryatun, I. B. (2023). Implementasi Metode Pembelajaran Steam Pada Kurikulum Merdeka Untuk Paud. Universitas Negeri Yogyakarta. DOI: https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4682
Purnama, Y. (2018). Kearifan Lokal dalam Tradisi Beboseq di Masyarakat Sasak. Jurnal Studi Sasak, 10(1), 35-42. DOI: https://doi.org/10.29408/fhs.v1i1.580
Ramdhani, Sandy, Et Al. "Penanaman Nilai-Nilai Karakter Melalui Kegiatan Storytelling Dengan Menggunakan Cerita Rakyat Sasak Pada Anak Usia Dini." Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 3.1 (2019): 153-160. DOI: https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.108
Rantauwati, H. S. (2020). Kolaborasi orang tua dan guru melalui kubung ortu dalam pembentukan karakter siswa SD. Jurnal Ilmiah WUNY, 2(1) DOI: https://doi.org/10.21831/jwuny.v2i1.30951
Saudah, Sri Hidayanti & Resti Emilia. (2020). Kolaburasi Orang Tua Dan Guru Membangun Kemandirian Anak Usia Dini. Indonesia Jurnal Of Early Childhood Education 5(1):51-62.doi:10.2425/nananeke.v5il.27174 DOI: https://doi.org/10.24252/nananeke.v5i1.27174
Amalia, Nurul, et al. "Pengaruh Cerita Wayang Sukuraga Terhadap Pendidikan Karakter Siswa Di Kelas Tinggi Sekolah Dasar." Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar 10.6 (2021): 1463.
Azis, M. (2017). Beboseq dalam Tradisi Sasak: Peranannya dalam Pendidikan Moral dan Karakter Anak. Jurnal Kebudayaan dan Pendidikan, 8(3), 19-29.
Dewi, S. P. (2016). Beboseq sebagai Media Pendidikan Karakter di Masyarakat Sasak. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(2), 72-80.
Jamal Ma’mur Asmani, Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah, Yogjakarta:Diva Press, 2011, cet.ke-1, hlm.47
Motimona, P. D., & Maryatun, I. B. (2023). Implementasi Metode Pembelajaran Steam Pada Kurikulum Merdeka Untuk Paud. Universitas Negeri Yogyakarta.
Mulyani, S. (2017). Cerita Rakyat Sasak: Mencerminkan Nilai Budaya dan Pendidikan Karakter dalam Masyarakat Sasak. Jurnal Budaya Nusantara, 15(1), 45-59.
Piaget, J. (1972). Psychology and Pedagogy. New York: Viking Press.
Purnama, Y. (2018). Kearifan Lokal dalam Tradisi Beboseq di Masyarakat Sasak. Jurnal Studi Sasak, 10(1), 35-42.
Ramdhani, Sandy, Et Al. "Penanaman Nilai-Nilai Karakter Melalui Kegiatan Storytelling Dengan Menggunakan Cerita Rakyat Sasak Pada Anak Usia Dini." Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 3.1 (2019): 153-160.
Rantauwati, H. S. (2020). Kolaborasi orang tua dan guru melalui kubung ortu dalam pembentukan karakter siswa SD. Jurnal Ilmiah WUNY, 2(1)
Saudah, Sri Hidayanti & Resti Emilia. (2020). Kolaburasi Orang Tua Dan Guru Membangun Kemandirian Anak Usia Dini. Indonesia Jurnal Of Early Childhood Education 5(1):51-62.doi:10.2425/nananeke.v5il.27174
Supriyanto, I. (2017). Fungsi Beboseq dalam Menanamkan Nilai Sosial pada Anak di Masyarakat Sasak. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 20(4), 53-60.
Sutrisno, R. (2016). Pendidikan Karakter dengan Storytelling dalam Perspektif Budaya Lokal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 19(3), 25-38.
Suyanto, S. (2014). Pendekatan Storytelling dalam Pendidikan Karakter Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suyanto, S. (2022). Pendekatan Storytelling dalam Pendidikan Karakter Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Syaiful, A. (2018). Pengaruh Storytelling terhadap Pembentukan Karakter Anak: Pendekatan Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 112-126.
Syaiful, A. (2018). Pengaruh Storytelling terhadap Pembentukan Karakter Anak: Pendekatan Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 112-126.